Selasa, 02 Agustus 2011

Special Bus! Part 8

Oke kita lanjut,
Gimana Ify jalan sama Mario,
Gimana Sivia sama Gabriel???
“Ify? Kok diem aja?” tanya Mario heran
“Eh...” Ify garuk-garuk kepala, “Loe serius ngajak gue?”

“Iya, kalo loe mau...” jawab Mario

“Gue sih mau, oke-oke aja...” Ify malu-malu

“Makasih Ify...”

“Tapi kapan?” tanya Ify cepat

“Terserah sih, kalo minggu ini bisa?”

Ify berfikir sejenak, “Bisa! Iya ge bisa...” jawabnya yakin

“Minggu ini jam 2 ya.. Gue tunggu di bangku taman waktu itu...”

Ify mengangguk cepat..
..........................................

Malam minggu itu tiba, Ify serasa mau loncat-loncat sendiri..

“Loe kenapa kak? Udah stres loe?” Deva yang asik nonton bola malah keganggu

“Loe tuh stres, gue seneng banget tau!!!” jawab Ify gemes

Deva mendelik, “Seneng? Perasaan kalo seneng loe ga segitunya deh...”

“Ini beda Dev! Besok gue mau pergi siang-siang.. Pokoknya gue seneng deh!”

“Pergi siang-siang? Sama 6 orang sahabat loe?”

“Bukan... Kalo sama mereka mah udah biasa kali.. Ada deh..”

“Loe mau pergi sama cowok ya?” goda Deva, Ify melotot..

“Kalo iya kenapa? Loe bilang aja loe iri...” jawab Ify

“Yah, gue iri sama loe kaya ga ada orang lain aja...” Deva melengos

“Up to you lah bro! Gue keatas dulu ya...” Ify melambaikan tangannya dan naik ke atas..

“Syukur deh kak kalo loe seneng..” batin Deva tersenyum

@kamar Ify

Ify menyiapkan semuanya sedetail mungkin udah lebay kaya orang mau siapin buat MOS deh..

“Yang mana yang gue pilih...” kata Ify sambil menunjuk-nunjuk baju-baju yang tergeletak dikasurnya...

Sekali-kali ia mengetuk dagunya sambil geleng-geleng pikirin baju mana yang cocok..

“Kayanya yang ini deh...” Ify mengambil satu stel kaos kemeja pink dengan jeans pasangannya...

“Iya gue yakin yang ini, biar ga terlalu ribet deh..” kata Ify sambil ngaca lalu tersenyum, dia membereskan semua baju pilihan tadi..

“Mario, I’m coming...” kata Ify memandang baju yang dipilihnya tadi lalu menggantungnya rapi disisi lemari..

“Heu... Ga sabar deh gue...” Ify menggulingkan diri dikasur..

“Mario..Mario..Mario... Loe manis banget sih... Alvin? Kalah.. Iel? Apalagi.. Cakka? Ga usah ditanya deh...” Ify ketawa-ketawa sendiri..

@rumah Sivia + Agni

“Bosen-bosen-bosen...” kata Via.., “Aduh ngapain ya... Agni ngapain ya...”

Sivia berfikir sejenak, lalu meng-sms si Agni, padahal jarak Cuma disebelah..

To : Agni
Loe lagi ngapain?

From : Agni
Lagi online, nge-twit gue..
Ikut gih, ada Iel loh.. :P

Dengan sigap Sivia mengambil laptopnya diatas meja.. Segera membuka twitter yang disarankan Agni
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
AgniAza jadi ga basket besok?
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sivia melihat Agni barusan update statusnya..
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
viazizah Loe mau basket besok? RT @AgniAza jadi ga basket besok?
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
AgniAza Udah nongol aja loe! Iya, mau ikut? RT @viazizah Loe mau basket besok? RT @AgniAza jadi ga basket besok?
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ielstevent Eits..Via mau jalan ama gue :P .. @AgniAza
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Via kaget baca mention dari Iel, “Masih mau juga...” batin Via
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
AgniAza Maen nongol aja loe, udah sono ambil! RT @ielstevent Eits..Via mau jalan ama gue :P .. @AgniAza
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
viazizah emang jadi Yel? @ielstevent
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ielstevent Hehehe, iya jadi, gue jemput jam 2 ya... RT @viazizah emang jadi Yel? @ielstevent
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sivia melihat tulisan itu langsung senyum-senyum...
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
viazizah Oke! @ielstevent
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
AgniAza Ciee.. yang mau jalan.. @ielstevent @viazizah
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ielstevent Sirik loe Ag! Sono loe basket sama @9alvinosztaCR7 RT @AgniAza Ciee.. yang mau jalan.. @ielstevent @viazizah
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Alvin akhirnya nongol...
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
9alvinosztaCR7 Eh gue disebut-sebut, sori Ag gue ga bisa basket, ada urusan.. RT @ielstevent Sirik loe Ag! Sono loe basket sama @9alvinosztaCR7
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
AgniAza Yah.. sma siapa dong gue? -__- RT @9alvinosztaCR7 Eh gue disebut-sebut, sori Ag gue ga bisa basket, ada urusan..
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sontak langsung 4 mention buat Agni
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
viazizah sama @CakKawekas ! @AgniAza
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
9alvinosztaCR7 kan ada @CakKawekas ... @AgniAza
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ielstevent udah sama @CakKawekas aja :P @AgniAza
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

AgniAza kompak loe semua! @ielstevent @viazizah @9alvinosztaCR7
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

ifyalyssa Ciee.. @AgniAza mau basket sama @CakKawekas :P :P :P

Ify baru nongol...
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
AgniAza GUBRAK!! Biasa aja kali Fy.. Kenapa ga loe aja temenin gue? RT @ifyalyssa Ciee.. @AgniAza mau basket sama @CakKawekas :P :P :P
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ifyalyssa Soriiii Ag. Gue ada janji besok, udah sama Cakka aja.. @AgniAza
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
AgniAza payah loe! Mau ngikut @ielstevent sama @viazizah ?? RT @ifyalyssa Soriiii. Gue ada janji besok.. @AgniAza
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ifyalyssa Ya ga lah! Bisa jadi nyamuk gue! @AgniAza .. hhee.. sori @viazizah
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sivia baca mention dari Ify langsung senyum-senyum Gaje.. Yah percakapan via twitter terus
berlanjut... (Kalo dilanjutin malah ga kelar-kelar..:P)
.............................

Keesokan harinya..

Sivia udah nunggu didepan rumah, bentar lagi Iel nyampe..

“Aduh mana sih..” Via jadi kesel mondar-mandir sendiri

“Ga usah kesel gitu kali, yuk naik..” Iel tiba-tiba nongol

“Akhirnya loe sampe...” Via berjalan ke arah Iel lalu naik ke motornya..

“Kita mau kemana sih?” tanya Via

“Jalan aja, ke mall yuk, sekalian makan siang...” jawab Iel

“Oke..”

@rumah Ify

Ify udah cantik banget dandan dengan baju yang udah disiapinnya kemaren, dia Cuma menyisipkan bando pink kecil biar telihat lebih sempurna..

Dengan semangat Ify pergi ke taman, yah jelas dianter sama Pak Chiko..

“Nah itu dia orangnya...” Ify keluar dari mobil dengan senyum indah diwajahnya..

“Mario.. Maaf gue telat...”

“Ya ga papa...” kata Mario tersenyum..

“Yuk, mau kemana?” tanya Ify

“Mall seberang aja...” jawab Mario

“Oke!” Mereka lalu berjalan bersama, Ga pake motor atau apa-apa, kan deket Cuma nyebrang doang..

Ify dan Mario memasuki mall itu sambil ngobrol-ngobrol kecil..

“Fy loe mau ga temenin gue ke toko buku?”

“Boleh, yuk..” jawab Ify ceria..

Sivia juga sudah memasuki sebuah mall bersama Gabriel, “Vi gue ke toilet bentar ya...”

Sivia menghela nafas, “Iya, gue tunggu sini...”

Gabriel berlalu, sementara Via melihat sekeliling mall yang rame... Tiba-tiba dia mengernyitkan keningnya..

“Ify...” kata Via melihat Ify sedang berjalan..

Sivia menatap Ify dalam-dalam..

“Ify bukan ya..” Sivia mengucek-ngucek matanya biar lebih jelas..

“Loh! Kemana!” Ify udah ga ada, cepet banget jalannya mana rame lagi..

“Ah salah liat gue!” kata Via

“Via... Ngomong sendiri loe!” Iel ngagetin

“Eh ga kok...” jawab Via salting, “Udah?”

“Udah yuk...”

Via sama Iel ngelanjutin jalan lagi..

“Ify bukan ya... Ngapain dia sendirian disini...” Via masih mikir

Balik lagi ke Ify Mario

“Loe mau cari buku apa?”

“Ada yang mau gue beli tapi kayanya udah ga ada deh...” jawab Mario

“Masa? Coba cari lagi...”

“Udah ga ada..”

“Ya udah yuk tanya sama mbak itu...” usul Ify

“Ga usah, yuk...”

“Mario, coba dulu napa? Emang judulnya apa?”

Mario menghela nafas, “Hmm, buku tentang motivasi, Mimpi sang Maestro menjadi Musisi Terkenal.. Bukunya bagus...”

“Oh loe udah pernah baca?” tanya Ify

“Udah tapi gue pengen baca lagi, soalnya udah banyak lupa gitu, punya temen gue...”

Ify manggut-manggut, “Loe mau jadi musisi ya?” tanya Ify

“I..Iya.. Tapi udah lah ga usah bahas gue.. Yuk ...”

Ify mengangkat alisnya, ngikutin Mario berjalan..
...............................

“Via makan yuk...” ajak Iel

Sivia ngangguk, “Dimana?”

“Sana aja...” Iel menunjuk Friendship Cafe disana..

Mereka memesan makanan dan makan sambil ngobrol

“Yel, kayanya tadi gue liat Ify deh..” kata Via

“Ify? Ify disini?”

Via mengangkat bahu, “Apa jangan-jangan perasaan gue aja kali ya.. Soalnya dia kaya ngomong sendiri gitu..”

Iel setengah kaget, “Iya kali, masa ngomong sendiri, lagian emang Ify mau jalan-jalan sendiri?”

“Hehhe, iya juga...” Via tersenyum

“Via... gue mau ngomong..”

“Apa? Ngomong aja...”

“Hmm.. gini...” Iel menarik nafas..

“Vi.. gue.. gue....”

“Loe kenapa Yel?”

“Gue...gue...gue...” Gabriel makin ragu, Sivia udah makin penasaran...

“Guesukasamaloe. Loemaugajadipacargue?” tanya Iel dalam sekali nafas

“Ha? Loe ngomong apa? Gue ga...” Via geleng-geleng

Iel menarik nafas lagi cukup dalam, “Via, gue suka sama loe. Loe mau ga jadi... Pacar gue?” tanya Iel

Sontak Sivia kaget, jantungnya kejer-kejeran..

“Loe...loe serius?” tanya Via

Iel mengangguk, “Iya, ini tujuan gue ngajak loe jalan...”

Mereka diem-dieman beberapa detik..

“Yel, sori...” Gabriel mengangkat wajah cepat, dag dig dug..

“Gue..gue belom bisa jawab..” Sivia menggigit bibir

“Kenapa Vi? Loe ragu? Atau ada yang lain...”

“Ga bukan gitu..” Via mnghela nafas..

“Jujur, gue belom bisa nerima siapapun saat ini, gue belom siap... Sori Yel..” jawab Via

Gabriel ngerti, “Gue tau kok Vi.. Gue bisa ngerasain itu... Ga papa kok...” Iel berusaha tersenyum

“Hmmm, maaf banget..”

“Via udah ga papa, tapi kita masih bisa deket kan? Salah gue juga tiba-tiba gini...”

Sivia tersenyum, “Ia sampe kapanpun kita tetep temen kok..”

Gabriel mengangguk cukup seneng dengan kata-kata Via tadi.. “Vi...”

“Ya?”

“Kalo loe udah siap buka hati loe, loe mau ga jadiin gue yang kedua setelah mantan loe itu?”

“Emm.. Yel.. Liat aja nanti deh..” Via pasrah bingung mau jawab apa..

“Makasih Vi, tapi gue bakal tetep nunggu kok, dan loe harus inget kalo loe butuh seseorang cari aja gue, gue pasti ada...”
.....................................................

Ify sama Mario memutuskan untuk pergi ketaman ilalang tempat mereka ngobrol waktu itu..

“Mario, loe bilang tadi loe mau jadi musisi ya...”

“Kok dibahas lagi Fy?”

Ify tersenyum, “Gue pengen aja gitu dengerin loe nyanyi, coba...”

“Gue mana bisa Fy...” jawab Mario senyum

“Ah, bohong. Ayo coba, gue pengen denger...” kata Ify

Mario pasrah akhirnya langsung bernyanyi..
Sedalam yg pernah kurasa
Hasratku hanyalah untukmu
Terukir manis
Dalam renunganku jiwamu jiwaku menyatu

Ify menatap Mario yang bernyanyi tulus dari hati..

Biarkan kurasakan
Hangatnya sentuhan kasihmu
Bawa daku penuhiku
Berilah diriku
Kasih putih di hatiku

“WAH.. Bagus banget...” puji Ify

“Makasih..Masih ada yang lebih bangus dari gue kok..”

“Tapi beneran deh .. Kenapa loe ga jadi penyanyi aja?”

Mario menunduk, senyum, “Ga papa kok, belum saatnya kali...”

Dalam hati Mario bilang, “Coba kalo gue dijasih kesempatan sekali lagi, gue pasti mau Fy...”

“Tapi suara loe keren kok. Loe suka nyanyi-nyanyi gitu ya disekolah?”

“Ga, kok loe nanya gitu?”

“Yah kalo disekolah gue kan gitu, biasanya yang suara bagus pasti eksis gimana gitu...”

“Tapi kan ga semuanya Fy...”

“Iya juga...”

“Loe bisa nyanyi Fy?” tanya Mario

“Kalo nyanyi ga jago-jago banget, gue lebih pilih piano...”

“Udah tau kok gue...”

“Ha? Tau?”

“Iya waktu itu kan loe juga pulang dari les..”

“Oh iya! Dodol gue!” Ify menepuk jidatnya

Mario terkikik, “Ify Ify.. Loe lucu ya..”

“Hehehe, emang kebiasaan gue pikun...”

“Fy loe ga cuma lucu, loe cantik, berbakat, pinter, baik lagi...” batin Mario

“Kalo bisa waktu berenti detik ini juga gue mohon, biar gue bisa terus sama dia.. Gue ga yakin selamanya bakal ngerasa seneng gini...” batin Ify

“Fy, loe suka jalan sama gue?”

Ify cengo, “Loe mau kapan-kapan jalan lagi?” tanya Mario lagi

“Ha?” Ify menarik nafas...

“Fy..” tegur Mario. Lagi-lagi Ify menarik nafas kali ini agak tinggi..

“Tuhan, kenapa harus disaat ini gue...” Ify menarik nafas semakin kuat, dia tau penyakitnya kambuh, dia lalu memegangi dadanya

“Ify.. Ify loe kenapa?” tanya Mario khawatir

“Ify...!!” Mario menggoyang-goyangkan bahu Ify yang masih terengah-engah..

“O...obat...” jawab Ify

Dengan sigap, Mario merogoh tas Ify mencari-cari sebuah obat...

“Ini loe pake...” Mario memberi alat bantu nafas milik Ify dan segera memasukkan kemulutnya...

Ga lama Ify udah mulai enakan...

“Fy.. gimana?” tanya Mario masih khawatir

Ify menghela nafas, “Makasih Yo...” jawab Ify

“Syukur loe udah ga papa...”

“Maaf..” kata Ify

“Maaf apa?”

“Gue belum kasih tau kalo gue...”

“Udah ga papa.. Yang penting loe udah baikan...” Mario menenangkan Ify

Mereka diem-dieman lagi..

“Mario, gue ga maksud sembunyiin semuanya, gue kena hepatitis C, dan udah parah.. Maaf..” Ify meneteskan air matanya

“Ify? Kok loe nangis? Ga papa, gue ...” Mario kebingungan..

“Gue emang lemah Yo, gue ga sanggup bilang ini semua ke loe, ke sahabat-sahabat gue. Gue ga mau nyakitin kalian semua...” Ify tertunduk dengan air mata deras dipipinya..

Mario memegang bahu Ify..

“Ify.. Ify dengerin gue.. Loe harus tetep semangat, ga ada yang ga mungkin Fy, oke sekarang gue tau, dan gue janji gue ga bakal ngasih tau siapapun juga.. Tapi plis, gue mohon loe semangat.. Jangan nangis lagi Fy...”

Ify menghapus air matanya, “Beneran loe janji ga bakal kasih tau siapapun?” Ify masih sesegukan

“Iya gue janji.. Tapi loe harus janji Fy tetep semangat..”

Ify tersenyum dan mengangguk mendengar ucapan Mario..

“Gue janji Mario...”

Mario balas tersenyum, “Fy asal loe tau, hidup mati bukan kita yang ngatur, semua emang direncanain, entah besok atau lusa kita dipanggil, kita harus terima segala resikonya, yang penting kita yakin bahwa apa yang udah kita lakuin itu semua buat orang yang kita sayangi...”

Ify tertegun mendengar semua yang dikatakan Mario, baru kali ini Mario mangeluarkan kata-kata bijak yang panjang seperti itu..

“Gue yakin Yo...” Ify memperlihatkan senyumannya lagi..


Numpang lewat,Saya potong dulu ya...
Aduh Ify, saya iri setengah mampus deh...
Mario oh Mario...
Diam diam menghanyutkan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar